Pesantren adalah sebuah lembaga pendidikan, yang mngajarkan para santri mengenal dan memahami agama, tauhid dan ahlaqul karimah. Tapi walaupun begitu pesantren adalah tempat belajar yang paling unik, karena dalam pesantren selalu tersimpan cerita lucu yang tidak masuk akal, akan tetapi kejadian itu, benar-benar dialami oleh para santri.
Alkisah. Pada suatu hari, Nasir, Imam dan Anam { nama samaran } mereka bertiga adalah santri yang sudah bersetatus ustad di pesantren mereka. Jika pada hari jumat, sabtu dan minggu mereka bertiga kuliah dipergurun tinggi ibnu sina. Pada suatu ketika, tepatnya hari minggu jam 11.30 mereka bertiga keluar dari kampus untuk istirahat sejenak dan untuk melaksanakan sholat dzuhur dimasjid baiturohman yang luasnya sekitar satu hektar lebih. Dan masjid itu bersebelahan dengan kampus mereka.
Sambil menunggu iqomah, mereka bertiga melaksanakan sholat sunnah terlebih dahulu. Tidak berjelang beberapa lama, iqomahpun dikumandangkan. Imam dan anam yang sholat sunnahnya selesai terlebih dahulu daripada nasir, mereka berduapun meninggalkan nasir yang belum selesai melakukan sholat sunnah. Kebetulan mereka bertiga iman, nasir dan anam sholat sunnah diposisi yang paling belakang, jadi untuk sampai pada barisan sholat agak lama, maklum masjidnya sangat luas dan jamaahnya waktu itu cuman satu setengah baris.
Pada saat anam dan iman sudah berda 30 meter dibelakang imam sholat, tiba-tiba nasir sambil lari-lari kecil menyalip mereka berdua tanpa riting, sambil berkata. Saliiibbb... brooo..... imam dan anam hanya berkata, injeeehhhh...
Setelah kami bertiga sampai dibarisan ma’mum sebelah kanan paling utara, tiba-tiba imam sholat bertakbir dan secara sepontan nasirpun takbir dan langsung ruku’. Anam yang ada disebelahnya terkejut dan langsung memukul pantat nasir yang tiba-tiba ruku’ plook.... sambil berkata, mau kemana pak buru-buru banget emng tadi yang nyalip ndak pakek rem ta...? nasir masih terdiam dan tetap dalam ruku’nya, karena nasir berfikir anam cuman pengen godin aja.
Karena anam melihat nasir tetap ruku’, anam pun memukul pantat nasir untuk yang kedua kalinya dengan pukulan yang sangat kueras, peeluuoookkkk.... karena pukulan nya terlalu keras nasirpun kaget dan membatalkan sholat nya sambil membentak-bentak anam dengan perkataan. Woy... jangan ganggu orang sholat dosa tau... kerena nadanya sangat kenceng, semua matapun tertuju pada nasir yang sedang marah. Kemudian orang yang ada disebelah kiri nasir berkata pada nasir, maaf mas maksud dia sebenernya baik kok... nasir menjawab. Baik apanya, masak godain orang sholat itu baik,,? Kemudian anam tersenyum dan berkata. Pak maaf yo,,, tadi itu takbirotul ihrom bukan takbir untuk ruku’.. Sambil tola toleh kayak orang bodoh nasir berkata, iyo ta pak....! eala....takkirain takbir ruku’, makanya rukuk saya mancep.....?
Kerena kejadian konyol itu semua jamaah batal sholatnya karena tidak bisa nahan tawa, termasuk imam masjid. Kemudian nasir keluar dengan hati yang diselimuti rasa malu... hehehehe,,,
