Minggu, 22 Januari 2012

ADA APA DENGAN INDONISIA



     Indoneisia adalah negara yang kaya, berlimpah ruah akan penghasilannya, suatu negara yang di penuhi dengan budaya dan bahasa dari madura, jawa, sunda dan yang lainnya. Setiap tahun indonesia mempunyai penghasilan yang mencukupi semua kebutuhan rayat fakir miskin yang berada di Indonesia. bahkan penghasilan setiap harinya negara ini bisa mencapai miliaran rupiah, dikarnakan indonesia mempunya banyak sumber penghasilan yang menguntungkan, dari minyak tanah, batubara, emas dan rempah-rempah, dan masih banyak lagi penghasilan lain yang tumbuh ditanah indonesia yang tidak dimiliki oleh negara-negara lain. Bahakn brunai negar terkayapun tidak mempunyai penghasilan seperti dibumi tercinta ini.


               Sekarang yang menjadi pertanyaan kenapa dinegara yang kaya ini rakyanya kok bisa miskin bahkan ada yang mati karena kelaparan…?
        Salah satu alasan yang kami simpulkn dari beberapa alasan yang lain, satu di antaranya ialah, dikarenakan rakyat indonisia, mereka lebih di dominan rasa malas. Kebayakan rakyat indonisia ingin mempunyai harta yang melimpah tanpa usaha yang keras dan rakyat indonesia tidak mempunyai prinsip dan kepribadiaan yang kuat untuk menjaga kehormatan mereka. Semua itu bisa di lihat dari mereka yang mempunyai prinsip, yamg katanya orang jawa poko’e mangan, (yang penting makan) prinsip yang semacam itu adalah prinsip orang-orang bodoh yang ingin mempunyai kekayaan tanpa adanya kerja keras. Pabrik dan gedung-gedung tinggi di Indonesia bisa dikatakan 70% dimiliki orang asing, dan yang menjadi buruh adalah orang dalam negri sedangkan pendatang menjadi bos mereka. Dari sini pasti kita akan bertanya – tanya kenapa orang Indonesia malas untuk belajar….? Secara garis besar jawaban kami disini akan lari kepada kepemimpnan negara. Kenapa…? Ya seandai nya pemimpin bisa memudahkan dan tidak memahalkan biaya sekolah mungkin pemuda generasi penerus bisa mengubah negara yang di dominan orang badoh ini menjadi negara yang pintar dan maju, tapi tidak hal nya dengan kepemimpinan negara indonesia, mereka seakan – akan tidak peduli dengan  cucu mereka yang juga akan hidup dibumi indonesia ini.

 
             Alasan yang kedua: kebanyakan pemimpin rakyat indonesia sangat jarang mempunyai rasa peduli terhadap orang lain, bahkan sebagian dari mereka tertawa di atas penderitaan orang lain . Keegoisan mereka membuat rakyat tidak bisa hidup makmur dan sejahtera. Mereka hanya memikirkan perutnya sendiri tanpa memikirkan perut tetangganya yang sedang keroncongan. Dan yang lebih  parah lagi pemimpin indonesia mereka tidak bisa jujur terhadap dirinya sendiri dan terhadap orang lain.
             Seandainya, mereka tidak egois dan mempunyai rasa peduli terhadap orang lain, mungkin negara indonesia akan menjadi negara terkaya dan termakmur di asia. Semua itu bisa di lihat dari kekayaan yang di miliki negara indonesia. Tapi sayang nya rakyat hanya bisa bekerja tampa merasakn manisnya keringat yang mereka keluarkan, keringat mereka diminium para petinggi pemerintah yang duduk santai dikursi kepemimpinannya. Inilah negara indonesia yang dominan oleh orang – orang yang tidak mempunyai rasa kepedulian terhadap orang lain dan mereka tidak berani menanggung kesalahan yang mereka perbuat. Seperti contoh: hilangnya Nazaruddin, seorang pemimpin yang lari dari pertanggung jawaban atas kesalahannya, karena kasus korupsi, itu sudah jelas terlihat pemimpin kita banyak yang kalah dengan hiasan dunia. Negara ini sangat sulit menemukan pemimpin yang benar-benar adil dan peduli kepada orang lain. Mungkin kita sebagai rakyat hanya bisa berdoa agar negara kita ini bisa menemukan pemimpin yang betul – betul untuk memakmuran rakyat dan kesejahteraan negara. Bagi para pemuda dan pemudi generasi penerus bangsa, jangan salah niat ketika kita mau menjadi seorang pemimpin negara, marilah kita bersatu untuk membangun negara yang hampir hancur karena kasus penggelapan uang negara, jangan pernah putus asa disetiap kegagalan, karena masih ada kemenangan yang masih tertuda, yakinlah bahwa dibalik kulit kelapa muda ada air yang manis.