Minggu, 22 Januari 2012

BERJILBAB CERMIN DARI SANTRIWATI

Dalam masalah santriwati, yang tidak berjilbab, ketika keluar dari pesantren atau sedang pulang, maka hal yang seperti itu sering terjadi dari pesantren-peantren yang lain, Saya pernah kedapatan melihat santriwati yang kebetulan santriwati dari nuruljadid itu sendiri, yang kebetulan putri dari paman saya sendiri, ketika itu silaturahmi kerumah saya, tidak memakai jilbab maka waktu itu juga timbul dalam hati saya masak santriwati yang baru pulang dari pesantren sperti itu?, bahkan sampai memekai celana ketat.

Namun alhamdulillah sampai sekarang, saya belum pernah menjumpai santriwati dari Al-Khoirot yang waktu pulang, atau menjadi alumni melepas jilbabnya. Waktu saya  ditugas disendang biru misalnya, alhamdulillah alumni yang dari Al-khoirot menunjukkan kesantriwatiannya, (tidak melepas jilbabnya).


Adapun menurut saya, perilaku santriwati yang melepas jilbab tersebut, mungkin yang pertama faktor dari keluarganya, yang mana keluarganya memang kesehariannya keluarga yang jarang memakai jilbab, maka kemungkinan besar, waktu putrinya tidak berjilbab tidak ada yang menegurnya.


Kemudian langkah-langkah yang perlu diambil, untuk mencegah santriwati melepas jilbabnya, menurut saya dengan cara mengingatkan supaya tidak melepasnya, karena kewajiban seorang putri untuk memakainya.